logo

PECAH REKOR LAGI

Rabu 25 Mei 2022, terlihat hiruk-pikuk antrean yang memanjang di halaman Pengadilan Agama Bojonegoro pagi ini. Hal ini dikarenakan jadwal sidang hari Kamis dialihkan menjadi ha
PECAH REKOR LAGI

PROGRAM PRIORITAS

Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama telah menetapkan 8 (Delapan) program prioritas Tahun 2022
PROGRAM PRIORITAS

Langit Cerah Hadir di PA Bojonegoro

Layanan publik terbaru yang  merupakan inovasi Pengadilan Agama Bojonegoro diberi nama LANGIT CERAH ( Layanan Pengiriman Akta cerai sampai Rumah) adalah layanan yang cukup
Langit Cerah Hadir di PA Bojonegoro

PA Bojonegoro Tolak Gratifikasi

Dalam rangka menindaklanjuti Surat Edaran Sekretaris Mahkamah Agung Nomor 17 Tahun 2019 tanggal 7 Oktober 2019 tentang Pembuatan Audio Peringatan Perilaku Gratifikasi maka pa
PA Bojonegoro Tolak Gratifikasi

Biaya Perkara

SIPP

Jadwal Sidang

SIWAS

e-court

Gugatan Mandiri

WA

aco

Data Saksi

CEK AKTA CERAI

Dipublikasikan oleh admin on . Hits: 334

Angka Perceraian di Bojonegoro Tembus 3340 Kasus Alasannya Mengejutkan

Angka Perceraian di Bojonegoro Tembus 3.340 Kasus, Alasannya Mengejutkan

BOJONEGORO - Terhitung mulai Januari sampai November tahun 2021, perceraian rumah tangga yang ditangani oleh PA (Pengadilan Agama) mencapai 3.340 perkara.

Dari deretan angka perceraian itu, salah satu alasan dominan penyebabnya adalah karena alasan faktor ekonomi.

Seperti yang disampaikan oleh Sholikin Jamik, panitera PA saat dikonfirmasi Suaraindonesia.co.id, Rabu (08/11/2021) pagi.

Dirinya menjelaskan, faktor ekonomi dimaksud tidak lain karena banyaknya pengangguran dan sulitnya mendapatkan pekerjaan guna menafkahi keluarga. 

"Sebanyak 59 persen susahnya penuhi ekonomi keluarga jadi alasan utama," ungkapnya Rabu (08/12/2021).

Sementara faktor lain, kata dia,  24 persen karena tindakan perselingkuhan di belakang.

Sementara 14 persen lagi, karena menjadi TKI (Tenaga Kerja Indonesia) serta 3 persen ketidakpuasan menafkahi batin.

"Diurutan kedua, tanpa disadari dampak handphone (media sosial) ternyata juga berpotensi menjadi memicu perceraian," ujarnya.

Kendati begitu Sholikin Jamik mengakui, bahwa PA sebenarnya telah melakukan mediasi antara suami istri kiranya jangan sampai bercerai.

 

Namun, mediasi itu tidak indahkan dan tetap bersikukuh untuk bercerai.

"Sebab, yang dirugikan ataupun menyesal dikemudian bukanlah orang lain.Jika ada permasalahan, kiranya diselesaikan baik-baik, saling menyadari, jangan menang sendiri" pesannya.

Sumber : https://suaraindonesia.co.id/news/peristiwa-daerah/61affe01ad770/angka-perceraian-di-bojonegoro-tembus-3340-kasus-alasannya-mengejutkan

Hubungi Kami

Pengadilan Agama Bojonegoro Klas IA

Jalan MH. Thamrin No.88
Bojonegoro,
Jawa Timur

(0353) 881235

(0353) 892229

pabojonegoro@gmail.com