logo

Written by Super User on . Hits: 13

Tata cara salat 5 waktu saat di Mina tanggal 10-12 Zulhijah Sesuai Sunnah Rasulullah saw.

Tata cara salat 5 waktu saat di Mina tanggal 10-12 Zulhijah Sesuai Sunnah Rasulullah saw.

Tanggal 10-12 Zulhijah itu merupakan Hari Tasyrik. Nabi saw. melakukan mabit di Mina dan salatnya ada keringanan khusus, yaitu salat dilakukan secara qashar, tanpa jamak.

Ketentuan umum salat di Mina 11-12 Zulhijah

Pada tanggal 10 Zulhijah salat Subuh di Muzdalifah, pada siang harinya sudah harus di Mina untuk melempar Jumrah Aqabah, kurban, dan cukur rambut. Setelah itu salat Zuhur, Asar, Magrib, Isya sudah berada di Mina.

Pada tanggal 11-12 Zulhijah jemaah mabit di Mina, melempar 3 jumrah setelah zawal, dan semua salat dikerjakan di Mina.

Hukum melakukan ibadah salat pada momen tersebut. Pertama, Qashar dengan melakukan salat 4 rakaat menjadi 2 rakaat untuk salat Zuhur, Asar, Isya. Kedua, tidak dilakukan jamak, yaitu salat Magrib dan Isya tidak digabung. Masing-masing ditunaikan pada waktunya. Ketiga, salat Magrib dan Subuh tetap utuh berjumlah tiga dan dua rakaat.

Aturan tersebut sesuai dengan hadis Jabir bin Abdillah: "Nabi saw. salat Zuhur, Asar, Magrib, Isya, dan Subuh di Mina. Beliau melakukan qashar salat yang 4 rakaat menjadi 2 rakaat". [H.R. Muslim 1218]

Tata cara pelaksanaan

Salat Subuh 2 rakaat di awal waktu dengan jahar. Salat Zuhur 2 rakaat setelah zawal qashar dengan sirr. Salat Asar 2 rakaat di awal waktu qashar dengan sirr. Salat Magrib tiga rakaat di awal waktu secara utuh, dan jahar 2 rakaat pertama. Salat Isya 2 rakaat di awal waktu dengan cara qashar dan jahar di 2 rakaat pertama.

Contoh tata cara pelaksanaan pada tanggal 11 Zulhijah.

Pertama, Masuk waktu Zuhur, azan lalu iqamah, kemudian tunaikan salat Zuhur 2 rakaat. Kedua, masuk waktu Asar, azan lalu iqamah, lakukan salat Asar dua rakaat. Ketiga, masuk waktu Magrib lakukan salat Magrib tiga rakaat. Keempat, masuk waktu Isya lalu tunaikan salat Isya 2 rakaat.

Nabi saw. tidak menjamak Maghrib-Isya di Mina. Berbeda dengan di Arafah dan Muzdalifah.

https://storage.pojokaplikasi.com/files/lenteramu-or-id/1761627390481-646270367.png"); background-size: cover; background-position: center center; background-repeat: no-repeat;">
 

Tata cara salatnya tetap ikut sunnah Nabi saw. Gerakannya sama seperti salat biasa:

1. Takbiratul ihram, tangan di dada

2. Baca Al-Fatihah + surat pendek di 2 rakaat pertama

3. Ruku’, sujud, duduk thuma’ninah

4. Tasyahhud akhir, salam

Pelaksanaan ibadah salat selama.momen ini hanya berbeda jumlah rakaat untuk Zuhur, Asar, Isya menjadi 2 rakaat. Bacaannya tetap jahar untuk Magrib & Isya, sirr untuk Zuhur dan Asar.

Bagaimana kalau salat berjamaah dengan imam mukim? Kalau imamnya penduduk Makkah atau Mina yang mukim, mereka salat 4 rakaat.

Kalau posisi jemaah sebagai musafir, maka niat mengikuti imam, saat imam berdiri rakaat 3-4 rakaat, kamu duduk tasyahhud akhir lalu salam sendiri setelah imam salam atau tunggu imam salam, baru salam. Akan tetapi biasanya di Mina semua imamnya juga musafir, jadi salatnya 2 rakaat.

Hikmah tata cara ibadah selama prosesi haji ini adalah Nabi saw. tidak menjamak di Mina biar waktunya longgar untuk istirahat setelah lempar jumrah, zikir, takbir, doa, serta minum, ngobrol sesama jemaah.

Hari Tasyrik itu hari makan, minum, dan dzikir kepada Allah [QS. Al-Baqarah: 203].

Intinya tanggal 10-12 Zulhijah di Mina lakukan salat empat rakaat menjadi dua rakaat. Magrib dan Subuh tetap jumlah rakaatnya dan tidak dijamak. Semua dilakukan pada waktunya.

Oleh: Sholikin Jamik

Sumber : https://lenteramu.or.id/post/tata-cara-salat-5-waktu-saat-di-mina-tanggal-10-12-zulhijah-sesuai-sunnah-rasulullah-saw/

Hubungi Kami

Pengadilan Agama Bojonegoro Klas IA

Jalan MH. Thamrin No.88
Bojonegoro,
Jawa Timur

(0353) 881235
(0353) 892229

085117437497 (WA Center)

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Instagram   fb   youtube   twitter

Tautan Pengadilan

Pengadilan Agama Bojonegoro@2024