logo

Written by Super User on . Hits: 19

CJH Bojonegoro Diminta Ibadah Sunah Setelah Puncak Haji

CJH Bojonegoro Diminta Ibadah Sunah Setelah Puncak HajiJAGA KESEHATAN: CJH Bojonegoro saat di Tanah Suci, diminta menjaga kesehatan, dan beribadah sunah setelah pundak haji. (ISTIMEWA/RADAR BOJONEGORO)

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro - Kurang dari seminggu menjelang puncak ibadah haji, calon jemaah haji (CJH) Bojonegoro diimbau untuk fokus mematangkan persiapan, khsusunya menjaga kesehatan.

Untuk ibadah sunah, disarankan untuk dilakukan setelah pelaksanaan puncak haji. Mengingat, jemaah haji Bojonegoro masih memiliki waktu cukup panjang yang bisa dimanfaatkan untuk memaksimalkan ibadah sunah setelah puncak haji nanti.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Bojonegoro, Abdullah Hafith mengimbau, jemaah haji Bojonegoro agar menjaga kesehatan. Juga, fokus untuk persiapan puncak ibadah haji. Sedangkan, ibadah sunah bisa dilanjutkan setelah pelaksanaan puncak haji nanti.

"Untuk ibadah sunah, seperti wisata religi maupun umrah sunah. Bisa dilakukan setelah puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna)," ujarnya.

Amirul Hajj Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Masyarakat Madani, Sholikin Jamik menjelaskan, puncak haji akan dimulai pada 25 Mei saat tarwiyah. Selanjutnya, 26 Mei merupakan jadwal wukuf di Arafah. Kemudian dilanjutkan 27 Mei atau 10 Dzulhijjah hingga Sabtu mendatang.

Puncak haji tinggal satu minggu lagi. Perjalanan dari hotel ke Mina, lalu ke Arafah, Muzdalifah, kemudian kembali ke Mina membutuhkan tenaga besar,” ujarnya.

Karena itu, pihaknya terus mengimbau jemaah untuk tidak memaksakan diri beribadah di Masjidil Haram setiap waktu. Apalagi, jarak maktab jemaah menuju Masjidil Haram mencapai hampir delapan kilometer. Sementara suhu di Makkah dalam beberapa hari terakhir berkisar 42 hingga 43 derajat Celsius.

Dia menambahkan, setelah rangkaian puncak haji selesai, jemaah masih memiliki waktu lebih dari 10 hari untuk memperbanyak ibadah di Masjidil Haram. Saat ini, yang paling penting adalah menjaga stamina, mengonsumsi makanan bergizi, vitamin, serta rutin minum obat bagi jemaah yang membutuhkan.

"Alhamdulillah kondisi fisik jemaah cukup bagus. Penting untuk terus menjaga mental dan kesehatan fisik," pungkasnya. (ewi/msu)

 

Editor : Hakam Alghivari

Sumber : https://radarbojonegoro.jawapos.com/haji-umrah/2605210007/cjh-bojonegoro-diminta-ibadah-sunah-setelah-puncak-haji

Hubungi Kami

Pengadilan Agama Bojonegoro Klas IA

Jalan MH. Thamrin No.88
Bojonegoro,
Jawa Timur

(0353) 881235
(0353) 892229

085117437497 (WA Center)

This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Instagram   fb   youtube   twitter

Tautan Pengadilan

Pengadilan Agama Bojonegoro@2024