Gedung Baru, Semangat Baru: PA Bojonegoro Tembus 4 Besar Peradilan Agama Terbaik se-Indonesia.
Bojonegoro, 1 Desember 2025, Pengadilan Agama (PA) Bojonegoro pada periode akhir tahun 2025 memperoleh raport fantastis. Di tengah progress pembangunan gedung kantor baru yang megah di Jalan Pattimura, PA Bojonegoro dinobatkan sebagai Pengadilan Agama Kelas 1A Terbaik Nomor 4 Nasional pada Triwulan III Tahun 2025. Prestasi yang diumumkan melalui Surat Dirjen Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung RI (DJA-MA) ini menempatkan PA Bojonegoro di jajaran elit dari 117 satuan kerja PA Klas 1A se-Indonesia. Tak hanya itu, di tingkat regional, PA Bojonegoro juga menduduki peringkat 1 se-wilayah Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Surabaya (se-Jawa Timur) di bidang penyelesaian perkara (untuk kategori perkara ≤ 1000 perkara).
Prestasi ini bukan sekadar keberuntungan, melainkan hasil dari kerja keras yang konsisten dan menjadi jawaban atas dukungan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bojonegoro melalui hibah pembangunan gedung.
Mengukir Dominasi Lewat Enam Penghargaan Kinerja, capaian di level nasional dan regional ini diperkuat dengan borongan penghargaan pada ajang PTA Award Triwulan III Tahun 2025 yang dilaksanakan pada tanggal 28 November 2025 secara daring. Total enam penghargaan diraih, yang menunjukkan keunggulan merata di berbagai aspek kinerja, baik yudisial maupun manajerial. Beberapa penghargaan kunci yang diraih PA Bojonegoro meliputi:
• Peringkat Terbaik I: Bidang Kinerja Penyelesaian Perkara (untuk kategori perkara diterima ≤ 1000 perkara).
• Peringkat Terbaik II: Bidang Kinerja E-Court Tingkat Pertama.
• Peringkat Terbaik III: Bidang Kinerja Keberhasilan Mediasi.
• Peringkat Terbaik III: Bidang Kinerja Pengajuan Tunjangan Kinerja Tercepat dan Terbaik Semester I.
• Peringkat Terbaik V: Bidang Kinerja Kedisiplinan Pegawai (untuk kategori ≤ 45 orang).
• Peringkat Terbaik VI: Bidang Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) DIPA 04 Pagu Besar.
Keberhasilan dalam penyelesaian perkara dan E-Court menunjukkan efisiensi operasional, sementara penghargaan Mediasi menggarisbawahi komitmen PA Bojonegoro dalam mencari solusi damai bagi para pencari keadilan.
Kepuasan Publik Adalah Hadiah Tertinggi, menanggapi rentetan prestasi yang monumental ini, Ketua PA Bojonegoro, Drs. H. Mufi Ahmad Baihaqi, M.H., mengingatkan bahwa penghargaan bukanlah tujuan akhir. "Kita harus bersyukur atas penghargaan ini, ini hadiah dari kerja keras dan kerja ikhlas kita. Akan tetapi, penghargaan tertinggi yang sebenarnya adalah ketika masyarakat para pencari keadilan merasa puas dan terlayani dengan baik saat berperkara di PA Bojonegoro," tegas Ketua PA. Beliau juga berpesan kepada seluruh insan peradilan untuk tidak cepat puas dan selalu menjaga niat ikhlas dalam bekerja.
Senada dengan Ketua, Wakil Ketua PA Bojonegoro, Miftahul Huda, S.Ag., M.H., menekankan bahwa prestasi ini adalah hasil kolaborasi seluruh stakeholder, mulai dari Hakim, Kepaniteraan, hingga Kesekretariatan. Beliau juga menyoroti pentingnya menjaga integritas. "Prestasi ini adalah hasil kerja semua insan peradilan PA Bojonegoro. Kami berpesan agar seluruh stakeholder selalu menjaga integritas dan tidak sekali-kali bermain perkara, karena hal tersebut merugikan diri sendiri, keluarga, dan instansi," ujarnya, menekankan pentingnya pelayanan yang unggul, humanis, dan empati.
Kesuksesan ini membuktikan bahwa semangat membangun bukan hanya terwujud dalam bentuk fisik gedung kantor, tetapi juga terinternalisasi dalam etos kerja, pelayanan prima, dan komitmen PA Bojonegoro dalam mewujudkan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Jawa Timur (PA Bojonegoro sudah memperoleh predikat WBK dari MenPANRB).
Semoga Allah SWT selalu memberikan yang terbaik kepada kita semua dan meluruskan niat untuk mencari ridla-Nya disetiap langkah dan ketikan jari kita. Aamiin.
Penulis : Sandhy Sugijanto (Panitera Muda Hukum)
